skip to main | skip to sidebar

Just A Little To Remember

Pages

  • Home
 
  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
Saturday, December 17, 2011

BOLT #3

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 12:14 AM – 0 comments
 
Sebentar, tarik nafas dulu..



Oke, ini hari pertama BOLT (Basic Organiszaion and Leadership Training). So first say hamdallah.
Alhamdulillaaaaahhh..
Jam 23.30 aku baru nyampe kosan dengan membawa seabreg berkas peserta. Selamat begadang, non!

Kepanitiaan ini bener-bener menguras hati, pikiran, tenaga dan bak mandi #eh #lupakan
Kerja panitianya cepet walaupun sedikit jumlahnya. Terus aku diamanahin jadi koordinator assessment.
Well, this was the first time. I don't know much about something smell like assessment. But I try try try, just to be nice nice nice *malah nyanyi*

Aku ngonsep, dibantu Mala, selama dua hari. I've found that we both are perfectionist. Kita rancaaaang sedemikian rupa sebisa kami dan yah, beberapa appreciate sih alhamdulillah.. Kerjaan ini butuh banyak orang sebenernya, tapi kita cuma berdua. dan saat hari H, Mala ga bisa bantuin. how poor I am :(
Tapi untunglah dibantu beberapa panitia di seksi lain :)

Pingin total banget di kepanitiaan ini, sebelum akhirnya 2 minggu ke depan bakalan vacum. Mau bener-bener belajar buat ujian. Ga mau ngecewain papah ibuk. Ga mau jadi aktivis yang akademiknya berantakan. So let we see then.

#PrayForWulan *brb input data* *berasa bikin skripsi*
=.='

[ Read More ]
Read more...
Monday, December 12, 2011

FK Itu Satu, Keluarga :)

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 3:35 AM – 0 comments
 

[ Read More ]
Read more...
Sunday, December 11, 2011

Berawal dari Facebook

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 8:41 PM – 2 comments
 
Hidup gue, makin terarah. Status facebook gue, bukan lagi saying about someone behind. Handphone gue, lebih berbobot dengan isi inbox yang worth it untuk dibaca. Blog gue bukan lagi tempat ngegalau. Gue jarang nangis selain gara2 nonton drama melow. Now I'm living in my way, on my own world with you, yeay! :D
Seeeetttiap gue bikin status, yang 'deep' -bingung cari kata- segaknya buat gue sendiri, seeeelalu kepergok si kakak. Apapun itu. Dulu pernah soal yang gue gamau kuliah di FK, soal gue sama mantan gue. That's all make me feels so -eerrm- wanna cry.
Ga ngerti kenapa. Ini bukan galau ya, catet!
Udah ah bingung gue gimana cara ceritanya. Tunggu gue calm down dulu deh baru dilanjut. 
Dalam isak tangis, 21.19. 
 
[ Read More ]
Read more...
Wednesday, December 7, 2011

Start Doing Something

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 9:57 AM – 0 comments
 
Ini video CIMSA yang diputar saat penutupan konferensi tentang kampanye kolaborasi interprofesi HPEQ (Heath Professionals Education Quality) Conference di Bali kemarin :)
[ Read More ]
Read more...

School #day2

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 3:06 AM – 0 comments
 
Nah hari kedua ini saya ga berangkat sekolah soalnya harus dateng ke muswil 2 ISMKI di UKRIDA Jakarta sebagai KPU. Jadi ini tulisan hasil menurut cerita temen-temen aja yaaa..

Di sekolah disuruh bikin RPO, kelanjutan dari materi kemarin. Pada pusing katanya, alhasil deadline selesai diundur jadi hari selasa jam 23.59 dan dikirim via email.

Terus materi kedua adalah MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia). Intinya gimana caranya mengembangkan manusia. Dibawain sama Teh Fulki yang passionnya sangat jelas, yaitu mengembangkan manusia.

Ini penting, kenapa? Karena kalau mau liat seberapa berkualitas sih organisasi kita, lihat aja seberapa terkembangkan orang-orang didalamnya.

MSDM. Dibagi jadi 3 step, yang akan terus berulang.
1. Recruitment
Recruitment ini adalah sistem untuk mengisi posisi-posisi lowong. intinya untuk menentukan right man in the right place.
Job analysis + human resource planning —> analisis organisasi —> seleksi dan staffing

2. Regenerasi
Anak-anak baru ini di ‘brain wash’ dengan nilai2 organisasi kita

- Orientasi —> berikan paparan garis besar organisasi kita seperti apa, perkenalkan organisasi kita, transfer nilai, transfer jiwa, visi dan misi organisasi.
- Pelatihan dan pengembangan —> intinya, di tahap ini kita harus memastikan SDM yang ada terkembangkan tanpa terkecuali.
- Pemeliharaan —> disini kita dituntut untuk dapat memelihara kinerja optimal dari anggota-anggota kita. prinsipnya betah-bertahan —> komitmen —> loyal
metodenya bisa macem2 : pendekatan hati, komunikasi intensif dan sehat, reward system, team bonding.

3. Suksesi
Ini adalah tahap melihat kader-kader untuk menggantikan kita sebagai pemimpin. Dan yang perlu diingat, tidak mungkin semua staff kita eligible untuk menjadi kader karena biasanya kader adalah orang-orang minoritas tapi berkualitas.
Dan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memilih kader.
- Proses pergantian yang tepat
- Evaluasi kinerja
- Karekteristik ideal pengganti

Terus ada sesi nonton video propaganda yang kita buat. Terus juga, ga akan lupa pasti disuruh bikin PoA.
Penasaran?? -jangan bilang engga- Tunggu tanggal mainnya XD
[ Read More ]
Read more...

School #day1

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 2:52 AM – 0 comments
 
Baiklah anak-anak, kalau anak sekolah kan biasanya ada pelajaran sejarah yah. Sekarang, kita juga akan belajar sejarah. zzzzzzz =.=

Eits, tapi beda sejarahnya. Kita ngobrolin sejarah kemahasiswaan di FK di sekolah hari pertama ini.
Jadi dulunya nama lembaga kemahasiswaannya tuh BEM. Tapiiii terus dikritisi sama prof.Tri. Soal presiden dan wakil presiden gitu deehh. Menurut beliau, hal ini ga pas. Suruh cari di dunia luar, suatu badan ga ada yang dipimpin oleh presiden, ga ada yang namanya Student Executive Board, ada juga Student Council. Gitu pendapatnya dr.Harry sebagai pelaku sejarah. Beda sama pendapat dari tim Ad Hoc, Teh Dina yang mewakili. Menurut beliau, nama senat itu ga pas antara harfiah dan fungsinya. Senat artinya perwakilan, fungsi legislatif harusnya. Tapi kenyataannya Senat Mahasiswa FK Unpad menjalankan fungsi eksekutif. Ini yang harus diluruskan katanya.

Hmmm dari dulu masalah ini emang ga selesai-selesai dibahas.

Lanjuuutt, materi kedua adalah Visi Kemahasiswaan.
Dibawain sama Teh Nadhila sama Kang Deddy. Tau lah yaaa mereka kelakuannya gimana haha -___-
Intinya kita sedikit santai nih disini karena pembawaan mereka.
Kita dikasih enam kasus, dan dari setiap kasus itu kita disuruh diskusi dan cari pokok permasalahannya.
And those are: religius, prestatif, kontributif, terbina, sinergis, duh apalagi ya lupa =.="

Nah terus abis itu kita disuruh bikin jargon angkatan.  Jadilah pake lagunya SNSD yang The Boys. Gini nih:
Bring The SCORE out!! First Generation make the synergy! FK Unpad, UNITE! \m/

Pas lagi istirahat dzuhur, kita disuruh kasih komentar soal UKM/ seksi senat lain. Ditulis di post it, terus ditempel deh. Disini kita jadi tau apa ekspetasi orang-orang tentang organisasi kita :D

Lalu kita dikasih materi tentang Visi Misi dan RPO. Berat kakaaaa~

#VISI dan MISI - Dibawain sama Kang Radit
Intinya, visi —> kondisi yang diharapkan, dicita-citakan di masa depan.
Yang namanya visi itu harus:
1. Succinct (singkat, tak lebih dari 3-4 kalimat)
2. Appealing (jelas, memberikan gambaran tentang masa depan, memberikan semangat pada anggota, target organisasi, ataupun stakeholder)
3. Feasible (realistis! harus bisa dicapai dengan resource, energi, dan waktu yang ada)
4. Meaningful (menggungah emosi positif)
5. Measurable (bisa diukur)

Sedangkan misi adalah sasaran per sektor dari organisasi yang menunjang tercapainya visi. Harus memenuhi kriteria :
1. Simple and clear
2. Focus on the present
3. Easy to understand

#RPO (Rancangan Pengembangan Organisasi) - Dibawakan oleh Kang Arif Ridha (UNJANI)
Hm hm hmmm kayanya orang ini master of RPO deh hehe, dulu waktu LKMM juga pemateri RPOnya beliau soalnya.


RPO merupakan pola pikir sistematis guna mempertanggungjawabkan setiap langkah organisasi yang diambil. Bagusnya dibuat di awal kepengurusan. Bisa dibuat sendiri atau dengan tim. Disini kita berangkat dari merumuskan masalah, diagnosis organisasi sampe solusi.
Yah gitu deh pokonya mah :p

hari itu kita pulang jam 22.20. Alamaaaakk kosan tutup. Buru-buru pulang dan ga pamitan, walhasil dicariin KM haha. Itu dulu mungkin ceritanya :)
[ Read More ]
Read more...
Monday, December 5, 2011

KPU Wilayah II ISMKI 2011

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 8:03 AM – 1 comments
 




[ Read More ]
Read more...
Saturday, December 3, 2011

Breath-Taking Discussion

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 12:09 PM – 0 comments
 
Kemarin malem, angkatan pertama SCORE ada pertemuan dengan Dekan dan jajarannya.
Sebelum kita 'ngobrol', ada jamuan makan malem dulu. Jadi berasa orang penting :p

Naaahh, tadinya kita mau ngobrolin sinkronisasi antara pihak mahasiswa dan dekanat.
Tapi tapi tapi saking pinternya Pak Dekan a.k.a Prof. Tri Hanggono, ayah kami ini ga pernah ngasih jawaban.

Kami terus dilontarkan banyak pertanyaan yang membuat otak berasa ngebul. Kita punya seribu jawaban tapi pak dekan punya 1001 pertanyaan. My god, betapa nervous dan deg-degan ketika pak dekan mendekat ke daerah aku duduk. Palpitasi, keringat dingin <-- ini lebay.

Nah tapi masalahnya karena pak dekan ga pernah mau jawab, kita -atau saya- jadi bingung sendiri. Semalem itu jadinya kaya cuma ngobrol antara tim kurikulum kemahasiswaan dan dekan. Parahnya, kita belum konsolidasi tentang apa saja yang harus kita bicarakan. Antar anak-anak SCORE aja masih beda pendapat. Padahal forum semalem harusnya lebih ke mahasiswa-dekanat. Bukan obrolan mahasiswa-mahasiswa pake moderator pak dekan. Jadi semalem semacam cuma nyari topik 'apa sih yang sebenernya mau dibicarakan'.

Ga ngerti apa yang harus disimpulin. Intinya pihak dekanat ga membatasi kita mau seperti apa, indikator keberhasilannya cuma "LULUSAN FK UNPAD DAPAT NOBEL". How deep, and simple.

Deep inhale.
[ Read More ]
Read more...

BIOLOGI ”Komunikasi yang Baik = Tidak Ada Seleksi Alam“

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 11:32 AM – 0 comments
 
Ini hasil wawancara Kelas Ribosom dengan Jurusan Biologi UNPAD.

- Regenerasi?
  • PMBJ -> jadi bagian dari jurusan biologi -> 3 bulan kaderisasi tip sabtu -> anggota himpunanà1 hari prosesi pemberian jaket.
  • Rekruitmen staff himpunan, melalui rangkaian yang banyak sampai jadi anggota himpunan, wawancara langsung sesuai dengan minat. Setipa orang bisa memilih 2 panitia.
  • Rangkaian -> mahasiswa -> mabim -> LDK/SPO -> ada 2 kali wawancara
  • Kuota -> ada, tapi seseuai dengan orang yang minta ke bidang masing-masing. Tidak menempatkan seseorang yang tidak sesuai minat.
  • Kriteria yang dinilai dari wawancara :
  1. Motivasi
  2. Minat
  3. Kinerja profesionalisme/kekeluargaan
  4. Karakter
  • Departemen PSDMO -> memegang mahasiswa dari mabim sampai upgrading staff himpunan.
  • Hal-hal yang ditanamkan kepada mahasiswa : “membuat mahasiswa memiliki cita-cita pada himpunan dan memajukan biologi “

- Acara?
  • Dilakukan dengan open rektuitmen untuk acara besar. Sementara, untuk acara kecil, langsung dilakukan oleh staff yang bertugas.
  • Acara yang dilakukan dalam bentuk di dalam jurusan biologi via jarkom, fb, bahkan bisa mengumpulkan satu angkatan dalam satu ruangan bersama panitia acara untuk publikasi.

- Sumber dana?
Dari fakulas dan himpunan. Di awal kepengurusan ->proker diajukan ke dekanat,jenis anggaran :
  1. Acara internal, maks 1 juta
Bergantung juga jumlah mahasiswa baru yang masuk, dimana di setiap orang dipotong 500rb/org.
  1. Acara nasional nasional


- Loyalitas?
  • Dilakukan melalui komitmen pribadi
  • Lebih mengingatkan pada diri sendiri, bahwa kita memiliki amanah dan tanggunggjawab pada Allah.
  • Proses seleksi alam -> diatasi dengan melihat komunikasi antara ketua-anggota. Sehingga di himpunan tidak terjadi Seleksi Alam. Jumlah staff saat ini ada 63 orang. Lebih mengutakmakan efektifitas staff dengan kualitas yang baik.

- UKM?
  • Tidak ada UKM -> adanya kegiatan dari himpunan, contohnya pengamatan tumbuhan.

- Alumni?
  • Dahulu belum ada hubungan dengan alumni. Saat ini sudah ada pertemuan dengan alumni, sehingga hubungannya lebih baik. Biasanya dilakukan dengan mengundang alumni sebagai pemateri.
[ Read More ]
Read more...

GEOLOGI “Keanggotaan Himpunan Seumur Hidup”

Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 11:31 AM – 0 comments
 
Ini hasil wawancara Kelas Ribosom dengan Fakultas Teknik Geologi UNPAD.

- Bagaimana caranya HMG meloyalkan anggota-anggotanya?
  • Doktrin, utamanya saat mabim, tekankan nomor 1 HMG, nomor 2 HMG, nomor 3 HMG
  • Saat mabim, angkatan akan seperti keluarga. Juga mengenal kakak-kakak kelas secara mendalam (tau rumahnya dimana, kenal gengan keluarga-keluarganya)
  • Waktu untuk mabim di tiap angkatan berbeda, mulai dari 3 bulan hingga 6 bulan
  • Prinsip yang ditekankan saat mabim “apa yang bisa kita berikan terhadap HMG? Bukan menuntut apa yang HMG bisa berikan pada kita”
  • Untuk mempertahankan loyalitas anggota-anggotanya setelah resmi menjadi anggota: sering kumpul

    - Bagaimana mempropagandakan acara-acara yang disusun agar orang-orang tertarik?
    • Sounding dibesar-besarkan, meskipun acara tidak terlalu besar
    • Dari awal raker di awal kepengurusan sudah dibentuk susunan kepanitiaan

      - Dana?
      • Kucuran dari PD III à PD II
      • Di awal kepengurusan disusun dari RAB (rancangan anggaran belanja) àfakultas
      • Sumber dan lain à alumni
      • Digunakan untuk program kerja

        - Bagaimana kedekatan antara sesama anak HMG dari maba sampai alumni bisa sangat dekat?
        • Alumni selalu dating jika ada acara. Member saran. Ketika ulangtahun semua alumni dating
        • Alumni juga memberikan sponsorship dalam kegiatan2 HMG
        • Alumni selalu dating saat ulang tahun HMG
        • Alumni memberikan beasiswa bagi mahasiswa, dengan rekomendasi fulktas atau HMG

          - UKM?
          • MAAR (pencinta alam)
          • Geosetric (jurnalistik)
          • Tahun depan UKM” sudah akan berada dalam koordinasi

            - Pesan dari Ketua HMG?
            • “Jangan pernah mau jadi orang yang biasa-biasa saja dan sama dengan oranglain ”
            [ Read More ]
            Read more...

            Generasi Sinergis

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 10:44 AM – 0 comments
             
            [ Read More ]
            Read more...
            Thursday, December 1, 2011

            Komitmen, Sebuah Janji

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 1:57 AM – 0 comments
             
            Itu hal pertama yang ditekankan kepada kami, murid SCORE, pada pre-school day 2 kemarin.
            Tugas, absensi, mau dikerjakan, mau ga dikerjakan, mau berangkat, mau bolos, ga ada hukuman.

            Organisasi kemahasiswaan itu volunteer, ga dibayar. Ga ada yang bisa maksa.
            Yang mengikat hanyalah janji, komitmen pada saat awal bergabung, dan itu yang akan dipertanggungjawabkan.
            Ini sederhana, tapi berat kakaaaa :|

            MENU #1 : Seni Menggerakan Manusia
            Core-nya adalah integritas, kepemimpinan dan manajemen.
            Ada beberapa tahap untuk menggerakan manusia, dan ini kontinyu, ga bisa skip salah satu step.

            A. Impress People
            “Gain people’s trust, stand on your own integrity”
            Integritas dan disiplin, itu kuncinya. Seorang pemimpin juga harus punya 11 prinsip kepemimpinan, yaitu:

            1.      Takwa - membuat integritas kita terjaga.
            2.       Ing Ngarsa Sung Tulada - depan memberi teladan.
            3.       Ing Madya Mangunkarsa -tengah membangun semangat.
            4.       Tut Wuri Handayani - belakang memberi dorongan.
            5.       Waspada Purba Wisesa - selalu waspada melihat apa yang salah. Jangan membandingkan.
            6.       Ambeg Parama Arta - kuat, tahu mana yang menjadi prioritas.
            7.       Prasaja - sederhana. 
            8.       Satya - loyal. ga boleh ninggalin pengikut.
            9.       Gemi Nastiti - hemat.
            10.   Belaka - tanggungjawab.
            11.   Legawa - rela ketika harus berganti kepengurusan.

            Nah setelah itu semua ditanamkan, pemimpin bisa dibagi dalam 3 kategori.
            1.       Semu Mantri  : senyum menteri. SEM-PUR-NA
            2.       Esem Bupati  : senyum bupati. bisa diberi amanah, tapi belum sempurna
            3.       Dupak Kuli    : mandor nendang pegawai, memimpin hanya karena jabatannya

            B. Maintenance The People's Performances
            Visi ini penting.
            Ada dua yang bisa menggerakkan yaitu :
            - kepentingan
            - perasaan yang sama
            Ketahui mereka.
            Lakukan evaluasi.

            C. Improve The People's Performances
            "Be Inspiring or Being Expired!"

            MENU #2: Propaganda Generasi Sinergis
            Propaganda --> "ngajak"
            Publikasi --> "ngasih tau"

            Kita disuruh bikin video propaganda #fkunpadunite. Segala diversitas di FK Unpad yang harusnya jadi potensi, kenyataannya malah jadi masalah. Why?
            Lain kali kita akan kaji lagi :)

            Ngantuk euy, besok mesti nyanyi di brevet patklin. kumpul jam 5.30 cobaaaa, naik damri doong =.=
            Udah dulu deh, enough. Met bobok :)
            [ Read More ]
            Read more...
            Wednesday, November 30, 2011

            New Family

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 10:57 PM – 0 comments
             

            Teman-teman seperjuangan
            School of Regeneration and Encouragement (SCORE)
            First Batch ♥
             
             
            [ Read More ]
            Read more...

            The Campaign BEGINS!

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 11:44 AM – 0 comments
             
            [ Read More ]
            Read more...

            We Have The Solution!

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 9:30 AM – 0 comments
             
            Dari pre-school yang kemarin itu kebetulan artikel saya yang terpilih untuk didiskusikan solusinya. Kalau mau baca resensinya ini linknya : klik!
            Nah Jatinangor, ada beberapa hal yang ada di kepala kami kelas RIBOSOMES waktu itu nih :)

            Pertama kita list problem yang ada, antara lain
            1. Pencurian
            2. Penjambretan
            3. Narkoba
            4. Seks bebas
            Beberapa solusi yang kita tawarkan adalah :
            • Perketat tingkat keamanan
            Banyak rumah kost yang sudah memfasilitasi adanya pihak keamanan, misalnya satpam. Namun satpamnya sendiri kurang aware terhadap tamu yang tidak dikenal, dan seringkali mudah tertipu. Tamu mengaku teman dari salah satu penghuni kost, meminta kunci kamar bilang mau ambil sesuatu. Percaya aja, dikasih lah tu kunci. Dan ternyata dia adalah maling :|
            • Meningkatkan penjagaan terhadap barang-barang pribadi
            Kasus penjambretan di Caringin itu terjadi di tempat yang ramai loh. Tapi si jambret emang kampret. Korbannya cewe sih. Jadi mbak mbak ati-ati ya kalau bawa tas dipegang yang kenceng ;)
            • Hindari berada di tempat sepi sendirian
            Di tempat ramai saja si jambret berani, apalagi di tempat sepi. Be careful always yaaa..
            • Peningkatan kerahasiaan operasi polisi
            Polisi sering melakukan patroli dan penggerebekan. Tapi kasus narkoba dan seks bebas tidak kunjung menurun, malah naik terus. Dengar-dengar, operasi yang akan mereka lakukan sudah tercium baunya alias bocor kaya ember. Pak polisi hati-hati ya, bisa aja ada musuh dalam selimut. Jangan mau disuap juga ya Pak Pol!
            • Tes urin berkala kepada mahasiswa dari pihak fakultas
            Kenapa kita berpikiran hal ini? Karena setiap penggerebekan yang dilakukan pak polisi tuh jarang yang kedapatan nemuin barang bukti (narkoba). Tapi setelah cek urin, ternyata positif. Mungkin dengan pemeriksaan berkala ini dapat meminimalisir angka kejadian penggunaan narkoba pada mahasiswa. Karena kan target terbesar bandar narkoba itu ke mahasiswa soalnya.
            • Kerjasama dengan pihak berwenang (kesehatan, hukum)
            Ini bisa minta tolong misal ke Pak RT buat bikin peraturan misal (lagi) setiap rumah kost harus ada ibu kostnya, biar ada yang 'mengintai'. Karena kan kebebasan di kosan ini yang jadi faktor resiko besar penyebab terjadinya seks bebas dan penggunaan narkoba.
            Terus bisa juga minta tolong ke pihak kesehatan misalnya lagi untuk membuat penyuluhan tentang bahaya seks bebas dan narkoba, bisa juga bekerja sama dengan mahasiswa.
            •  Advokasi kurikulum pendidikan mahasiswa
            Biasanya mahasiswa susah kan ya diminta perhatian. Jadi diakalin aja sebelum lecture disisipin video menarik tentang bahaya seks bebas dan narkoba. Mintalaaaahh waktu 10 menit paling lama ke dosennya, paling gampang kalo males advokasi ke dekan/ rektor.
            Gitu dulu sih paling, semoga bermanfaat :)
            [ Read More ]
            Read more...

            Indonesia Dalam Bingkai Kriminalitas

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 9:00 AM – 0 comments
             
            Dalam sehari rata-rata terjadi 120-144 tindakan kriminal dan setahunnya 43.800-52.560 kasus tindakan kriminal. Data ini disinyalir lebih kecil dari fakta yang ada di masyarakat. Seperti fenomena gunung es, yang dilaporkan lebih kecil dari kejadian yang ada.

            Ini sebuah ironi di negara yang mengaku religius dan berkeTuhanan.

            Jika kita melihat berita-berita di media setiap hari baik itu cetak maupun elektronik maka kita akan disuguhkan dengan berbagai macam kejadian kriminal yang membuat masyarakat hidup dalam ketakutan. Data yang dilansir oleh pihak Polda Metro Jaya tersebut belum termasuk kasus korupsi yang lebih dahsyat akibatnya yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan menjamur seantero nusantara.

            Tingginya angka kriminal di Indonesia disebabkan oleh berbagai macam faktor, antara lain kemiskinan, disfungsi norma dan hukum, ketidakharmonisan unsur terkait serta karakter bangsa yang sudah bergeser. Hal ini diperparah dengan sistem pendidikan yang tidak lagi mengajarkan nilai-nilai etika termasuk pendidikan agama yang hanya menekankan pada aspek kognitifnya (skor atau nilai).

            Tamparan Keras bagi Agama di Indonesia
            Kita dapat dengan mudah menemukan rumah ibadah bak jamur di musim hujan di seantero negeri. Bahkan, kita kerapkali mendapati masyarakat yang fanatis dengan simbol-simbol agama mereka. Apa yang salah dengan agama yang ada? Bukankah semua agama di Indonesia mengajarkan kebaikan dan tindakan kriminal adalah dosa dimata agama apalagi dimata Tuhan? Tetapi mengapa tindakan kriminal masih akrab dengan masyarakat kita? Apakah kehadiran agama hanyalah formalitas dan legalistik karena diintervensi negara?

            Tanggung Jawab Negara
            Negara sebagai institusi dibentuk untuk bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya. Konstitusi negara yang mencantumkan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara (pasal 34 UUD 1945) berimplikasi bahwa negara harus bertanggung jawab melindungi rakyatnya dari bahaya laten kemiskinan yang berimbas pada tindakan kriminal. Negara tidak hanya bertanggungjawab untuk menindak pelaku kriminal tetapi juga harus melindungi rakyatnya dari tindakan kriminal.

            Ada tiga jenis kemiskinan yang mengakibatkan tindakan kriminal berdasarkan penyebabnya yaitu:
            a). Miskin karena ketiadaan materi (segi ekonomi) 
            Masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan primer karena tidak memiliki penghasilan atapun karena kemalasan cenderung akan menempuh jalan pintas dengan cara mencuri, menipu atau merampok. 

            b). Miskin karena penindasan dan ketidakadilan (segi sosial) 
            Tindakan kriminal terjadi sebagai reaksi terhadap ketidakadilan dan penindasan yang dialami karena hak-hak mereka dieksploitasi. Dengan kata lain, tindakan kriminal dilakukan untuk menuntut hak dan keadilan.

            c). Miskin karena mempertahankan idealisme iman dan mengharapkan pertolongan semata-mata dari Tuhan (segi spritual) 
            Kemiskinan karena konsekuensi idealisme spritual, cenderung akan bersikap pasrah. Mereka memiliki prinsip lebih baik menderita jika itu ada dalam kehendak/seizin Tuhan dari pada kaya dengan cara-cara yang tidak benar apalagi merampas hak-hak orang lain.

            Karena itu, untuk mencegah terjadinya tindakan kriminal maka yang perlu dilakukan oleh negara adalah
            • memastikan semua warga negaranya terpenuhi kebutuhannya secara primer.
            •  menjamin tidak adanya penindasan dan ketidakadilan.
            • menyediakan lapangan pekerjaan dan jaminan kesejahteraan rakyatnya.
            • menjamin tidak adanya perampasan hak-hak rakyat karena korupsi dan penyalahgunaan keuangan negara.
            • memperbaiki disfungsi norma dan hukum sehingga rakyat memiliki rasa keadilan di masyarakat.
            • memperbaiki sistem pedidikan yang tidak hanya berfokus pada skor dan angka-angka. 
            Dengan demikian rakyat tidak akan menempuh jalannya sendiri (tindakan kriminal) untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi karena ketidakpercayaan terhadap penyelenggara negara.

            Tidak ada negara yang miskin,
            yang ada hanyalah negara yang salah kelola!
              
            sumber: http://www.analisadaily.com/news/read/2011/11/15/21724/indonesia_dalam_bingkai_kriminalitas/#.TtTsr1ZYEll
            [ Read More ]
            Read more...

            More info: popcorn4th.co.nr

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 7:22 AM – 0 comments
             
            [ Read More ]
            Read more...

            My 20 Super-Staff

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 6:59 AM – 0 comments
             

            Dikasih pertanyaan sama guru,

            Jika kamu diberi 20 orang staff dengan karakter seperti orang-orang yang sekarang ada di organisasi kamu (PSM), apa yang kamu lakukan untuk membuat mereka LOYAL?

            hhhmmm, tunggu dulu. mikir bentar. *lima tahun kemudian* #becanda

            Jadi ada beberapa hal yang kepikiran sama saya. Saya mengalami sendiri di PSM, loyalitas anggota tidak terlalu bagus. Anggotanya banyak. Tapi sedikit yang memprioritaskan PSM. Disini masalahnya.

            Karena kondisinya saya sudah dikasih 20 staff ya, jadi saya tidak akan bicara soal bagaimana recruitment anggotanya. Bagaimana membuat PSM jadi prioritas di anggotanya dan maintenance loyalitas mereka yang penting disini.
             
            Pertama
            Orang akan betah dalam sebuah organisasi jika mereka merasa nyaman di dalamnya. Cari tahu apa yang diinginkan anggota, and we'll make it! Tentu tetap menghadap tujuan awal yah, bukan semata-mata membuat orang lain senang nyaman tentram dan damai tapi menelantarkan goal yang ingin kita capai.

            Kedua
            Berikan peran. Orang akan merasa dihargai ketika kita menunjukan bahwa mereka dibutuhkan. Ini 'kejam' tapi efektif. Dengan amanah yang dipikul itu, rasa tanggung jawab dan loyalitas akan dengan sendirinya terbentuk.

            Ketiga
            Tanamkan bahwa semua yang dilakukan dalam organisasi adalah tujuan bersama. Bukan maunya si boss yang dilakuin sama pembokat. Tunjukan bahwa mereka adalah pengikut, bukan pembokat yang bisa seenaknya disuruh. Dan jangan bertindak layaknya boss yang bilang "SAYA minta KAMU blablabla". Bertindaklah sebagai seorang pemimpin, katakan "Yuk KITA kerjain bareng". Boss mengandalkan kekuasaan, pemimpin mengandalkan kerjasama.

            Keempat
            Pupuk antusiasme. Berikan feedback. Tanyakan apa yang menjadi tujuan mereka bergabung dan apa yang mereka harapkan didapat dalam organisasi. Intinya kembangkan, entah itu secara langsung maupun melalui proses yang sebenarnya mereka mengembangkan dirinya masing-masing.

            Kelima
            Tingkatkan 'keintiman'. Bukan melulu kerja, latihan, pulang malam, melaksanakan proker dan blablabla. Pemimpin yang terlibat dalam kehidupan sosial pengikutnya itu akan lebih disegani. Dengan begitu akan lebih mudah untuk nantinya mengajak bekerja sama. Lakukan bonding untuk mempererat kekeluargaan.

            Keenam
            Berikan apresiasi. Ga perlu mahal-mahal, cukup dengan label misalnya : anggota tersemangat, anggota paling rajin, anggota paling cantik/ ganteng dan blablablaa. Akan lebih worth it lagi kalau kita berikan hadiah. Rayakan setiap keberhasilan yang dicapai. Make it fun aja :D

            Seperti itu mungkin yang sekarang ada di pikiran saya. Semoga bisa dilaksanakan, ga cuma s e p i k.
            [ Read More ]
            Read more...
            Tuesday, November 29, 2011

            Listen, and you'll be listened

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 10:00 PM – 0 comments
             
            Okeh, pre-school hari pertama (28 November 2011).
            Taglinenya: Listen, and you'll be listened.



            Yaaa apa sih susahnya mendengarkan orang lain?
            eerrm~ susah kakaaaa kalau ga biasa dilatih. Ada orang yang gatel banget mulutnya pingin ngomong sampai-sampai orang lain yang masih lagi ngomong ditabrak gitu aja.
            Nyesek yah kalau jadi orang yang ditabrak itu. Terus pas dianya udah lagi ngomong, yang ditabrak tadi pasti bakal enggan buat ndengerin. Dari sini kita belajar, kalau mau didengerin, ya dengerin orang lain dulu.
            Bosen? LAWAN SOB! Yang penting dengerin dulu.Dengerin dulu.

            Kita dilatih nih buat jadi pendengar yang baik. Setiap kelas disuruh memilih satu masalah dari sekian banyak artikel yang dipilih oleh murid-murid di kelas. Setelah itu kita cari solusinya bareng-bareng. Di proses ini nih dimana kemampuan kita diasah. Banyaaaakk sekali yang berpendapat, dan main tabrak-tabrakan juga masih lumayan sering. Saking semangatnya mungkin (¬.¬)
            Setelah terkumpul beberapa solusi, kita presentasikan ke kelompok lain. Disini kita dipaksa untuk mendengarkan. Benar-benar mendengarkan. Ga boleh ada yang nabrak, ada panelisnya disitu.
            Lumayan gatel juga pingin ngomong menanggapi kelompok lain waktu presentasi, tapi ga dikasih kesempatan sama panelis buat ngomong :( But no problem, yang penting MENDENGARKAN.

            Kata Kang Deddy, yang diam bukan berarti ga ngerti. Bicaralah ketika benar-benar perlu dibicarakan.

            Nah dari kegiatan tadi, bisa disimpulin gimana sih cara biar kita bisa betah mendengarkan? Yang pertama, fokus. Kedua, harus tau peran. Ketiga, jangan egois. These will make you a good listener :)
            Penasaran sob? coba deh! XD

            Mendengarkan, itu topik pertama yang kita bahas. Topik kedua adalah tentang menjaga loyalitas.
            Disini kita diberi pertanyaan, jika kita diberi 20 staff dalam kepengurusan dimana kita sebagai pemimpinnya, bagaimana cara kita untuk menjaga loyalitas mereka. Hal ini akan saya tulis di lain post.
            [ Read More ]
            Read more...
            Monday, November 28, 2011

            Dua Tahun Silam

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 6:49 AM – 0 comments
             


            Gggrrrrrr, baru baca judulnya udah sedih amat yak haha :)


            Well, jadi disini saya akan mengungkapkan -halah- tentang apa saja yang terjadi 2 tahun silam, eh ke belakang. Khususnya di PSM (Paduan Suara Mahasiswa) FK Unpad.


            Wawancara yang saya lakukan kepada pendahulu PSM yaitu Teh Audy Sarah (130110090092/2009) yang lahir pada tanggal 19 Maret 1992 dan kepada Teh Anindita Noviandhari (130110070077/2007) yang lahir pada tanggal 15 November 1989 ini lumayan menguakan masa-masa PSM jaman dulu.


            Mau tahu apa saja itu? Ini dia! jengjeeeenngg ^_^

            1.    Apa saja yang dikerjakan dalam masa jabatan sebagai ketua PSM?
            Teh Audy : "Menjalankan proker yang sudah dirancang, menjaga kekompakan antaranggota."
            Teh Anin  : "Meneruskan kepengurusan sebelumnya tentunya, hehe. Tapi memang waktu saya jadi ketua, saya cuma meneruskan proker-proker yang sama seperti di kepengurusan sebelumnya. Mulai dari workshop dan rekruitmen anggota baru, latihan rutin, acara-acara fakultas seperti sumdok, acara-acara insidental seperti brevet spesialis, konser tahunan, sampai acara gathering anggota. Satu-satunya hal baru yang ada di kepengurusan saya cuma foto studio bareng. Seriusan deh."

            2.    Bagaimana kondisi PSM ketika teteh menjadi ketua?
            Teh Audy : "Baik, hanya saja tidak semua anggota berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan PSM."
            Teh Anin  : "Waktu pergantian kepengurusan, alhamdulillah PSM boleh dibilang lagi 'naik pasaran'.Soalnya memang waktu itu kita baru aja ngadain konser perdana yang bisa dibilang cukup sukses untuk ukuran UKM fakultas. Imbasnya adalah kita ehm, 'kebanjiran' job, hehe. Apalagi di tengah kepengurusan saya ada pergantian dekan, dan beliau itu, kalau yang saya liat ya, sangat concern sama PSM. Dikit-dikit kita dipanggil buat ngisi acara ini itu. Sayangnya, derasnya job ini ga diimbangi sama jumlah anggota yang memadai. Jadi waktu itu karena satu dan lain hal, jadwal workshop dan oprec yang udah ditentukan jauh hari mesti mundur jauh banget. Padahal jadwal job-nya lumayan padat dan perlu banyak orang. Akibatnya di banyak acara kita jadi kurang maksimal."

            3.     Bagaimana kondisi kemahasiswaan secara keseluruhan saat itu?
            Teh Audy : "Baik, kemahasiswaan sedang aktif."
            Teh Anin  : "Kalau boleh jujur sih, sebenernya saya agak lupa tentang gimana jelasnya kemahasiswaan waktu itu. Mungkin bisa tanya senatnya aja kali ya, hehe. Seinget saya sih, waktu itu kemahasiswaannya lagi berkembang banget. UKM baru pada muncul. Soalnya, kalo ga salah ni ya, Pak Dekan-nya sangat mendukung pengembangan minat dan bakat anak fk unpad, biar anak fk ga cuma belajar doang. Dan hal itu bisa  ifasilitasi lewat kegiatan kemahasiswaan. Tapi tetep ya, yang paling saya inget, susah banget mau minta dana buat kegiatan UKM. Padahal kita butuh banget, terutama buat sewa pelatih."


               
            4.     Apa saja tujuan atau goal yang belum tercapai dalam periode kepengurusan teteh?
            Teh Audy : "Membawa nama PSM ke luar FKUP."
            Teh Anin  : "Sewa pelatih, bikin evaluasi hasil latian tiap akhir bulan, Studi banding ke PSM lainnya, Bikin sertifikat/kenang-kenangan buat anggota dan alumni PSM."

            5.     Sebutkan kelebihan dan kekurangan PSM saat teteh menjaat sebagai ketua.
            Teh Audy : "Kelebihan: lebih kompak, latihan sering ada pelatih. Kekurangan: anggota yang hadir berganti-ganti sehingga kemampuan anggota kurang merata."
            Teh Anin  : 
            "Kelebihan: 
            Hubungan antar anggota lebih deket.
            Interaksi dengan pihak fakultas lebih sering jadinya lebih deket juga.
            Link sama pihak luar seperti PSM universitas dan bagian-bagian di RSHS lebih terbuka.
            Kekurangan:
            Kurang orang, hehe. Karena UKM lain juga lagi pada sibuk, dan banyak anggota yang double agent, jadi banyak yang tersedot kemana-mana.
            Kurang disiplin. Mungkin karena itu tadi, pada jadi double agent, makanya setiap ada kumpul atau latihan seringnya molor-molor karena biasanya yang udah dateng tepat waktu cuma satu-dua orang.
            Kurang tegas. Mungkin karena kakak-kakak alias senior di PSM-nya lebih condong memposisikan diri sebagai teman dan sering bercanda. Walaupun emang bagus, tapi jadinya ketika kita butuh serius agak susah mengkondisikan anggota-anggotanya.
            Kurang evaluasi. Soalnya waktu itu kita belum punya pelatih dan anggota yang mumpuni dalam hal perpaduansuaraan ga selalu bisa dateng pas latian. Akibatnya, progress anggota barunya ya gitu-gitu aja, ga terlalu signifikan. Belum lagi kalau ada yang latihannya bolong-bolong."
             
            6.     Berikan saran dan kritik untuk PSM yang lebih baik.
            Teh Audy : "Tingkatkan kedisiplinan (hadir tepat waktu, menaati jadwal latihan)" 

            Teh Anin  : "Harus lebih disiplin terutama masalah waktu. Pengurus harus bisa mendekatkan diri sama semua anggotanya tapi di sisi lain harus bisa tegas juga ketika dibutuhkan. Tetap membina hubungan baik sama fakultas maupun sama UKM lain."


            7.     Kesan selama di PSM.
            Teh Audy : "Asik bangeeet!! UKM ini memungkinkan orang melaksanakan hobby menyanyi tanpa harus malu nyanyi sendirian. (Y)"

            Teh Anin  : "PSM itu buat saya udah kaya keluarga. Orang-orangnya dari dulu seru-seru. Kita ga cuma deket pas latihan aja, di luar itu juga. Setau saya beberapa temen saya yang PSM juga, PSM tu bukan cuma UKM, tapi juga bisa jadi pelarian kalo lagi stress atau pengen gila-gilaan, hehe."


            Nah dari hasil wawancara itu, semoga kekurangan-kekurangan yang belum tertutupi bisa diperbaiki tahun ini. Kelebihan-kelebihannya ditingkatkan lagi. Bismillah, semangaaaaattt :D
            [ Read More ]
            Read more...
            Sunday, November 27, 2011

            Jatinangor, Maaf Atas Keluguanmu

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 4:42 PM – 1 comments
             
            Let me say hello buat para mahasiswa di Jatinangor. Hello!!

            Hey yang katanya kaum intelektual.
            Hey yang katanya peduli masyarakat.
            Hey yang katanya punya tri dharma perguruan tinggi.

            Do you see what happen in this mini village?


            Sebelum kedatangan kita-kita, si mahasiswa, di Jatinangor ini, di desa yang -say what you need to say- ini, Jatinangor itu sepi, tentram, dan lugu.
            Eits, tunggu! jangan bilang saya sotoy kaya udah tinggal di Jatinangor sejak jaman baheula aja ya!
            All what I know just because I read and I heard.

            Sekarang? lagi-lagi -say what you need to say-. Akan ada banyak jawaban pasti. One example, ada JATOS kyaaa kyaaaaaa >.<
            But now, saya akan angkat tema yang sedikit -atau mungkin banyak- tidak terlalu menyenangkan. haffuuhh.

            Apa yang Anda pikirkan jika saya bilang, "Hi you, be careful.. You're in dangerous zone here!"

            Ah apaan. Desa. Mana ada bahaya. Cih. Mlengos.

            *mendengus*

            Yang menengangkan lagi, narkoba pun kini sudah masuk ke kos-kosan mahasiswa di Bandung dan di kawasan pendidikan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Bahkan, Kasat I Dit Narkoba Polda Jabar AKBP H. Kunto Prasetyo, sudah menduga kuat jika Jatinangor, kini sudah menjadi target bandar untuk memasarkan narkoba.
            Persoalan kriminalitas sekarang bukan hanya sekedar pencurian, perampokan dan penjambretan, melainkan sudah sampai ke tingkat peredaran narkoba, dan dugaan ke arah penyimpangan seks bebas.

            #speechless  (◑﹏◐)


            Polisi sudah sering melakukan patroli, penggrebekan, tapi hasilnya ga terlalu kelihatan. Kasus ini terus naik. Ditambah lagi kondisi mahasiswa yang kebanyakan nge-kost atau ngontrak rumah, tanpa orang tua, atau tanpa ibu kost yang bisa mengintai. Hal ini menjadi faktor resiko yang sangat kuat untuk penyebaran narkoba dan seks bebas. Mahasiswa merasa bebas, tanpa batas #KayaLagu.

            Bagaimanapun, peran orang tua dan sahabat sangatlah penting. Sebaiknya orang tua memilihkan rumah kost yang ada penjaganya, setidaknya supaya ada yang bisa mengontrol. Bila perlu, ditengok anaknya sebulan sekali. Pergaulan dengan teman juga harusnya dapat dijaga, mahasiswa harus bisa memilih mana yang terbaik bagi mereka. Ini masalah krusial sekali, mengingat pemuda (termasuk mahasiswa) adalah calon penerus bangsa.


            Maaf sekali Jatinangor :(
            Kalau saja kita gak dateng kesini, kalau saja kita ga numpang hidup disini, kalau saja.. ah!

            Sekarang yang penting, HOW TO RESOLVE THIS PROBLEM.
            Yuk tunjukan peran kita yang mengaku sebagai mahasiswa. Whatever we do, sekecil apapun, that was really meaningful, indeed.

            sumber: http://www.lintasberita.com/Lifestyle/Pendidikan/narkoba-seks-bebas-di-jatinangor
            [ Read More ]
            Read more...
            Saturday, November 26, 2011

            SCORE!

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 9:09 AM – 0 comments
             

            huah huaaaaahhhhh ini acara breath-taking banget!
            Ga ngerti lagi, mungkin ini jawaban atas kekangenan aku sama masa-masa sekolah. #mongnaon

            Yak! SCORE alias School of Regeneration and Encouragement. Acara ini diinisiasi oleh Orang-Orang yg Rela a.k.a ORGANEL (agak maksa juga sih ya kalo dipikir =.=) haha. Serius, ini unik banget. Belum pernah ada acara gini di FK, kita angkatan pertama lhooo XD
            Jadi setiap seksi di senat, BPM dan UKM ngasih perwakilan gitu, yang nantinya bakal diajar sama guru-guru yang handal dan terpercaya #BukanIklan.

            Seperti sistem pada sekolah pada biasanya, di SCORE ini juga ada kepala sekolahnya. Jeng jeeeenngg yak dia adalah Bunda Fulki Fadhila! Kasian deh dia suka dibully gitu sama rekan guru-guru SCORE karena dia yang paling tua. Da tapi mau gimana lagi Bun terima aja yah :p

            Terus kemarin kocak deh waktu ikutan technical meeting. Acaranya fresh, beda!
            Walaupun konten di kurikulum ini -kayanya- lumayan berat, tapi dengan pembawaan yang ga kaku dan fun ini jadi ga terlalu kerasa beratnya. Apalagi temen-temen di kelas super konyol hahhaa :D

            Oiya!! Angkatan kita yang berjumlah 58 ini dibagi jadi 6 kelas. Nama kelasnya lucu, organel-organel yang ada di sel gitu haha. Nah kelas aku RIBOSOM si sintesis protein yeah \m/ ketua muridnya (KM) si Dhita, dan wali kelasnya Mbak Wulan ^^
            Waktu bikin jargon kemarin rame banget deh. Tapi malu ah kalo diceritain hahaha :p

            Kalau anak sekolah biasanya pulang bawa apaaaaaa?? yak PR. Kita juga dikasih PR nih kemarin, padahal juga belum masuk sekolah ya T.T
            Nah PRnya apa aja? salah satunya ini nih, nulis kesan pesan tentang TM kemarin. Trus disuruh ngeresume artikel, wawancara 2 ketua organisasi dua tahun ke belakang sama tugas angkatan bikin nametag dan databaseee >.<

            Setiap tugas harus di post di blog. duuuhh mana ada yang galau-galau lagi di blog ini, kumaha nya =.=
            Gapapa deh ya daripada bikin blog lagi haha.
            [ Read More ]
            Read more...
            Thursday, October 20, 2011

            Poster Lomba Pusaka

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 6:43 PM – 0 comments
             
            [ Read More ]
            Read more...
            Wednesday, October 12, 2011

            PENTINGNYA UPGRADING ILMU

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 6:37 PM – 1 comments
             
            Kemajuan peradaban manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih. Maukah diperbudak oleh zaman?
            Hal ini tidak akan terjadi, mengapa? Karena yang memajukan ilmu pengetahuan adalah manusia itu sendiri. Lain cerita bagi mereka yang salah menanggapi perkembangan ilmu. Sikap kitalah yang menentukan. Lalu harus bagaimana? Belajar. Semua kemajuan ini harus diketahui dampaknya, harus diketahui tujuan dan manfaatnya dan harus digunakan dalam konteksnya untuk kebaikan dunia dan akhirat. Bukan egoisme pribadi dan kesombongan memiliki.
            Dalam sebuah hadis Nabi menyatakan, "Barang siapa yang ingin sukses dalam kehidupan dunianya, hendaklah (dicapai) dengan ilmu, barang siapa yang ingin selamat di akhirat nanti hendaklah dengan ilmu dan barang siapa yang ingin sukses dalam menghadapi kedua-duanya (dunia dan akhirat) maka hendaklah pula dicapai dengan ilmu."
                         “Barangsiapa yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah (fisabilillah) hingga ia kembali (ke rumahnya)” (HR.Tirmidzi)
                         "Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR.Muslim)
            Tradisi Islam, orang yang berilmu amat dimuliakan. Kedudukannya dalam masyarakat adalah amat mulia. Inilah dimana ilmu itu sangat penting.
            Apalagi bagi kita calon dokter, belajar itu seakan menjadi tuntutan. Long life learner, begitu mereka bilang. Banyak mutasi, resistensi, semua itu menuntut kita agar terus belajar sampai akhir hayat. Menolong pasien tanpa didasari ilmu itu merupakan tindakan non-maleficence. Bisa saja malpraktek dan sangat harmful untuk mereka. Kalau sudah seperti itu, siapa yang berdosa?
            ”Guru yang baik adalah pasien yang berobat di pelayanan kesehatan, perlakukanlah pasien sebagai orangtua, sebagai keluarga dekat, atau sebagai diri sendiri, jika dokter muda menyakiti pasien, berarti menyakiti orang tua sendiri, menyakiti keluarga atau menyakiti diri sendiri”.
            Untuk kondisi kita saat ini dalam kaitannya dengan TMA, misal dalam keadaan sedang medcheck atau banmed. Mau apa kita kalau tidak punya ilmunya? Bengong dan hanya melihat mereka mengeluhkan sakitnya? Na’udzubillah. Semoga kita termasuk orang yang berilmu. Amin.
            [ Read More ]
            Read more...

            Niatku

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 6:36 PM – 0 comments
             

            Dari Amir Mukminin Abi Hafsh Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Sesungguhnya segala amal tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan apa yang diniatkannya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya karena Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang akan diraihnya atau wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya kepada apa yang diniatkannya.” (HR. Dua Imam Muhadditsin (ahli hadits) Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al-Bukhari dan Abu Al-Husain Muslim bin Al-Hajjaj bin Muslim Al-Qusyairi An-Naisaburi didalam dua kitab shahih mereka yang keduanya adalah kitab yang paling shahih (benar) yang ditulis (manusia).
            Dari hadits di atas bisa diambil kesimpulan bahwa niat menjadi suatu hal yang sangat penting sebelum melakukan apapun. Para ulama juga telah bersepakat bahwa segala amal yang dilakukan seorang mukallaf yang mukmin tidak dianggap sah secara syar’i dan tidak berpahala jika ia mengerjakannya kecuali disertai dengan niat.
            Setiap amal yang baik dan bermanfaat, apabila dilakukan dengan niat yang baik disertai dengan keikhlasan, mengharapkan keridhaan Allah Ta’ala dan mengikuti cara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjadi suatu ibadah. Karena itulah kita harus selalu ingat untuk berdoa, meluruskan niat sebelum melakukan sesuatu apapun.
            Niat saya bergabung dengan Tim Medis Asy-syifaa (TMA) angkatan keempat ini adalah yang pertama, jelas saya ingin mencari ridha Allah SWT. Selama ini saya sering berkecimpung dalam dunia aktivis namun jarang sekali ada yang berlandaskan agama. Disini saya belajar sambil mendekatkan diri dengan Allah. Kedua, saya dari dulu memang suka dengan hal-hal berbau first-aid dan kepalangmerahan. Untuk bergabung dengan Korps Suka Rela Unpad rasa-rasanya sedikit sulit untuk saya menyesuaikan jadwal. TMA mempunyai unsur tersebut saya pikir, bahkan lebih dari itu saya bisa belajar khitan, turun lebih awal ke masyarakat dalam balai pengobatan, berlatih medical-check dan hal yang jelas berbau kepalangmerahan, bantuan medis. Ketiga, saya ingin membangun ‘keluarga’ baru dalam hidup saya. Pada dasarnya saya sangat suka sekali berkumpul dengan banyak orang, karena memang saya tipe orang extrovert kebetulan. Membuat suatu lingkaran, mengerjakan hal dengan satu tujuan adalah hal yang sangat menarik untuk saya. Keempat, ini merupakan suatu kesempatan agar saya dipaksakan untuk berolah raga. Saya bukanlah orang yang suka berolah raga, namun saya tahu seberapa penting olah raga untuk tubuh. Jadi kalau tidak dipaksakan, saya akan sangat malas melakukannya. Semoga dengan bergabung dengan TMA ini bisa menjadi suatu wadah untuk saya memelihara tubuh yang Allah pinjamkan kepada saya. Kelima, alasan konvensional, yang pasti saya ingin mengembangkan kemampuan apa yang ada dalam diri saya.
            Semoga semua hal yang sudah dan akan saya lakukan terluruskan niatnya. Dan semoga keikutsertaan saya dalam TMA ini tidak hanya mengembangkan potensi saya sendiri, namun saya bisa memberikan kontribusi konkret untuk TMA yang mewadahi saya. Apapun bentuknya, insyaAllah.
            [ Read More ]
            Read more...

            OLAH RAGA ITU PENTING!

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 6:35 PM – 0 comments
             
            الرَّحِيمِ الرَّحْمنِ اللهِ بِسْمِ
            Setiap orang diberikan tubuh dengan segala kelebihan dan kekurangan yang melekat padanya. Untuk apa tubuh tersebut?
            Nikmat dari Allah sangat berlimpah tidak terkira : “Maka jika kamu mau menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menghitungnya” (QS An Nahl :18). Dan diantara nikmat yang sangat berharga dan tidak ternilai itu adalah nikmat kesehatan. Berapa harga mata, indra pendengaran, ginjal, jantung atau hati?
            Tubuh kita ini telah diamahkan oleh Allah untuk kita pakai dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.  Tentunya kita ‘dipinjamkan’ tubuh ini bukan untuk selamanya, namun ada batas jatuh tempo kapan kita wajib mengembalikannya dan mempertanggungjawabkannya. 
            “Kemudian sungguh kalian akan dimintai pertanggungjawaban tentang kenikmatan (yang kalian rasakan didunia ini),” (QS At Takatsur : 8)
            Untuk apakah tubuh yang telah dipinjamkan kepada kita untuk sementara waktu ini? Untuk berbuat dosakah? Atau untuk menggali pahala dari Allah? Kitalah yang menentukan sendiri. Orang beriman pasti menginginkan tubuh ‘pinjamannya’ itu digunakan untuk hal-hal yang baik. Tapi tubuh pun punya batas kemampuan toh? Niat suci yang menggebu-gebu namun tubuh rapuh bagai seonggok kayu lapuk tidaklah sejalan.
            Inilah pentingnya bagi kita umat manusia untuk menjaga ‘tubuh pinjaman’ ini. Malu kan pinjam sesuatu dan dikembalikan dalam keadaan yang tidak baik?
            Lalu bagaimana menjaganya? Salah satu jawabannya adalah dengan berolah raga.
            Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), olah raga adalah gerak badan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh.
            Olahraga membantu menguatkan tubuh (memperkuat otot, sendi, dan urat otot), memberikannya daya tahan, dan membuat tubuh mampu berfungsi teratur dan sehat. Olahraga memungkinkan orang beriman untuk bekerja lebih baik lagi untuk mendapatkan ridha Allah dan beramal saleh.
            Ingat bahwa Allah SWT lebih mencintai umatnya yang kuat. 
             “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman .” ( Q.S. Ali 'Imran : 138 - 139 )
            Manfaat olahraga sangatlah banyak, diantaranya (1) Meningkatkan kemampuan otak. (2) Membantu menunda proses penuaan. (3) Mengurangi stres. (4) Menaikkan daya tahan tubuh. (5) Melancarkan peredaran darah, dan ini akan menyebabkan tugas-tugas organ tubuh bisa berjalan lebih baik. (6) Melindungi dari berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes. (7) meningkatkan kontrol emosi dan temperamen; dan masih banyak lagi.
            Penelitian menunjukkan, tidak perlu tiap hari berolahraga. Frekuensi olahraga 3-5 kali per minggu mampu untuk mempertahankan tingkat kebugaran yang telah dicapai. Kalau memungkinkan jangan sampai lebih dari dua hari berturutan tidak berolahraga.   
            Apalagi kita sebagai anggota muda sebuah tim medis, kebugaran tubuh sangatlah penting perannya. Kita bukanlah orang yang hanya bekerja di balik layar atau hanya duduk menatap monitor dan menekan keyboard. Kita melayani mereka yang membutuhkan bantuan medis. Mau jadi apa kita jika fisik sendiri ternyata tidak mampu?
            Jadi, program bina jasmani yang sedang berlangsung sekarang menurut saya bukanlah sebuah program ‘ploncoan’ untuk anggota muda. Namun sebuah program yang memang disusun agar kita mampu dan sanggup untuk turun ke lapangan.
            ”Allah tidak membebani seseorang malainkan sesuai dengan  kadar kemampuanya” (QS Al Baqarah : 286).
            الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

            [ Read More ]
            Read more...

            Adab Menghadapi Pasien Lawan Jenis

            Posted by Maria Agustina Sulistyo Wulandari at 6:34 PM – 0 comments
             
                         Apa saja sih rambu-rambu untuk para ahli medis melakukan prakteknya, khususnya pada kasus lawan jenis? Ada beberapa adab yang harus dimiliki oleh seorang ahli medis, termasuk di dalamnya kita anggota Tim Medis Asy-syifaa.
                         Jika dokter laki-laki (dikarenakan tidak terdapat dokter perempuan) dengan dalih mengobati dan atau pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan pekerjaan di atas (memandang dan menyentuh) seperti; mendeteksi denyut nadi, mengambil darah dan memijit, dimana dokter tidak memiliki cara lain kecuali terpaksa memandang badan yang bukan mahramnya atau menyentuh badannya (dan tidak memungkinkan dia menggunakan kaos tangan atau semacamnya, dengan maksud menyentuh secara tidak langsung), dalam hal ini menyentuh dan memandang tidak ada masalah.
            Akan tetapi jika dalam masalah ini dokter mampu mengobati hanya dengan memandang saja dan atau hanya dengan menyentuh pasien yang bukan mahramnya tersebut maka dokter harus mencukupkan dengan memandang saja atau menyentuh saja (itupun sebatas darurat) dan lebih daripada itu tidak boleh. Dokter perempuan dalam hal memandang dan menyentuh pasien laki-laki yang bukan mahramnya juga berlaku hukum demikian. Begitu para ulama mengatakan.
                        Karena orang yang sakit sengaja menemui dan menaruh kepercayaan terhadap dokter, para terapis atau ahli medis harus memberikan pelayanan dan perlindungan yang terbaik bagi pesiennya. Namun harus tetap menjaga syariat. Misalnya tidak boleh memberikan obat yang haram. Juga harus menjaga hubungan lawan jenis. Jika pasiennya bukan muhrimnya, hendaklah ada pihak ketiga yang menemani. Jangan hanya berdua didalam kamar pengobatan.
            Telah di nukil dari Imam Musa ibnu Ja’far  yang mengatakan: Seorang lelaki buta dengan lebih dahulu meminta izin telah memasuki rumah Fatimah  (sepertinya dia perlu dengan Rasulullah SAW) Fatimah  mengambil kerudungnya dan beliau bersembunyi di dalam kerudung tersebut (mengambil hijab), Nabi SAW berkata: Putriku mengapa engkau menutup dirimu sedangkan dia tidak melihatmu? Beliau berkata: Apabila dia tidak melihat saya, tapi saya melihat dia dan dia (jika tidak melihat dan buta) tetapi dia mencium bau wanita. Rasulullah SAW sedemikian gembiranya sambil berkata: Saya bersaksi bahwa engkau adalah belahan jiwaku. (Hayaatu Al-Imam Husain,Khutbah Hadrat Zaenab)
            Lihatlah begitu diagungkannya urusan hijab oleh Rasulullah SAW. 
            Allah Ta`ala menyebutkan dalam firman-Nya surat al-An'am/6 ayat 119:

            وَقَدْ فَصَّلَ لَكُمْ مَا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ إِلا مَا اضْطُرِرْتُمْ إِلَيْهِ

            "Padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya".
            Bila memang dalam keadaan darurat dan terpaksa, Islam memang membolehkan untuk menggunakan cara yang mulanya tidak diperbolehkan. Selama mendatangkan maslahat, seperti untuk pemeliharaan dan penyelamatan jiwa dan raganya.
            Meskipun dibolehkan dalam kondisi yang betul-betul darurat, tetapi harus mengikuti rambu-rambu yang wajib untuk ditaati. Tidak berlaku secara mutlak. Keberadaan mahram adalah keharusan, tidak bisa ditawar-tawar. Sehingga tatkala seorang muslim/muslimah terpaksa harus bertemu dan berobat kepada dokter yang berbeda jenis, ia harus didampingi mahramnya saat pemeriksaan. Tidak berduaan dengan sang dokter di kamar praktek atau ruang periksa.
            Syarat ini disebutkan Syaikh Bin Baz rahimahullah untuk pengobatan pada bagian tubuh yang nampak, seperti kepala, tangan, dan kaki. Jika obyek pemeriksaan menyangkut aurat wanita, meskipun sudah ada perawat wanita misalnya, maka keberadaan suami atau wanita lain (selain perawat) tetap diperlukan, dan ini lebih baik untuk menjauhkan dari kecurigaan.
            Adab pergaulan antara laki-laki dan perempuan berguna agar kaum Muslim tidak tersesat di dunia. Adab-adab tersebut antara lain:
            1.    Menundukkan pandangan terhadap lawan jenis
            Allah berfirman: “Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Dan katakalah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An-Nur: 30-31)
            2.    Tidak berdua-duaan
            Rasulullah saw bersabda: “Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan (khalwat) dengan wanita kecuali bersama mahromnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
            3.    Tidak menyentuh lawan jenis
            Di dalam sebuah hadits, Aisyah ra berkata, “Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat (janji setia kepada pemimpin).” (HR. Bukhari)
            Hal ini karena menyentuh lawan jenis yang bukan mahromnya merupakan salah satu perkara yang diharamkan di dalam Islam. Rasulullah bersabda, “Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani dengan sanad hasan)
            [ Read More ]
            Read more...
            Newer Posts Older Posts
            Subscribe to: Posts (Atom)
            • Popular
            • Labels
            • Archives

            Popular Posts

            Labels

            • Allah (9)
            • Doctor (8)
            • FBS (1)
            • FK (10)
            • Impian (1)
            • Kemahasiswaan (10)
            • Kontribusi (8)
            • KPU (2)
            • Lagu (2)
            • LKMM (8)
            • Masalah (7)
            • Pemimpin (5)
            • Pemuda (1)
            • Perempuan (2)
            • Perubahan (11)
            • PSM (1)
            • RPS (1)
            • Saya (13)
            • SCORE (14)
            • Semangat (13)
            • Senang (4)
            • TMA (4)

            Archives

            • ►  2012 (1)
              • ►  January (1)
            • ▼  2011 (52)
              • ▼  December (12)
                • BOLT #3
                • FK Itu Satu, Keluarga :)
                • Berawal dari Facebook
                • Start Doing Something
                • School #day2
                • School #day1
                • KPU Wilayah II ISMKI 2011
                • Breath-Taking Discussion
                • BIOLOGI ”Komunikasi yang Baik = Tidak Ada Seleksi ...
                • GEOLOGI “Keanggotaan Himpunan Seumur Hidup”
                • Generasi Sinergis
                • Komitmen, Sebuah Janji
              • ►  November (10)
                • New Family
                • The Campaign BEGINS!
                • We Have The Solution!
                • Indonesia Dalam Bingkai Kriminalitas
                • More info: popcorn4th.co.nr
                • My 20 Super-Staff
                • Listen, and you'll be listened
                • Dua Tahun Silam
                • Jatinangor, Maaf Atas Keluguanmu
                • SCORE!
              • ►  October (5)
                • Poster Lomba Pusaka
                • PENTINGNYA UPGRADING ILMU
                • Niatku
                • OLAH RAGA ITU PENTING!
                • Adab Menghadapi Pasien Lawan Jenis
              • ►  September (3)
              • ►  August (6)
              • ►  June (6)
              • ►  May (4)
              • ►  April (2)
              • ►  January (4)
             
             
             
            © 2011 Just A Little To Remember | Designs by Web2feel & Fab Themes

            Bloggerized by DheTemplate.com - Main Blogger